Tampilkan postingan dengan label Friendship Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Friendship Story. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Februari 2012

SAHABATKU

Dear Sahabat,
Umur 18 atau 19 awal kita mulai bersama-sama.
dalam arti kita menemukan kesamaan jiwa antara kita sebagai saudara.
Tertawa bersama.
Bergosip bersama.
Makan bersama.
Tidur bersama.
Jalan bersama.
Sekarang umur kita 23 bahkan saya 24.
Umur yang memang sudah dewasa.
Saya tahu, kalian pasti punya tujuan hidup sendiri-sendiri.
Saya tahu kalian punya dunia masing-masing.
Saya tahu kalian sibuk dengan segala urusan kehidupan ini.
Saya tahu suatu saat nanti kita akan terpisah.
Suatu saat nanti kebersamaan itu nantinya perlahan akan berkurang.
Seiring kesibukan masing-masing.
Saya tahu, dan saya coba mengerti.

5 tahun dari sekarang,
masih adakah sahabat yang mau diajak makan bersamaku.
Masih adakah sahabat yang rela berjam-jam mendengarkan keluh kesahku.
Masih adakah sahabat yang mau meng-SMS mengatakan 'AKU KANGEN KAMU'
Masih adakah jawaban iya' sahabatku jika aku mengajakmu jalan-jalan?
Kalau aku sakit, apakah kalian akan langsung menemuiku?

Dimana kalian sahabatku?

PENSIL dan PENGHAPUS

Ini adalah cerita mengenai persahabatan antara Pensil dan Penghapus.
Dan mungkin kalian dapat menemukan persamaan dengan teman baik kalian.

  • Pencil : Aku benar-benar minta maaf
  • Penghapus :Kau tidak pernah melakukan kesalahan.
  • Pensil : Aku minta maaf karena kau terluka karena saku. Kapanpun aku membuat kesalahan, kau akan selalu ada untuk menghapusnya. Tapi setiap kesalahanku berkurang, kau kehilangan bagian dari dirimu. Kau menjadi lebih kecil dan semakin mengecil setiap waktu.
  • Penghapus : Itu benar, tapi aku tidak memikirkannya. Aku dibuat untuk melakukannya. Aku dibuat untuk menolongmu, kapanpun kau melakukan sesuatu yang salah. Aku tahu aku akan menghilang dan kau harus menggantikan aku dengan yang baru. Aku benar-benar senang dengan tugasku. Jadi aku mohon, berhentilah khawatir. Aku benci melihatmu sedih.