Tampilkan postingan dengan label Married. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Married. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Februari 2012

Wanita Memilih


Dalam suatu acara TV Mario Teguh,
ada seorang pria yang bertanya : "Sepantasnya wanita dipilih atau memilih? Soalnya dalam pihak saya, saya yang memilih wanita, saya yang mengaudisinya."

Begitulah kira-kira yang ditanyakan oleh pria itu. Lantas Pak Mario menjawabnya dengan gambar dua orang pria dengan tinggi, wajah, SAMA. Yang membedakan adalah yang satu rumahnya kecil, dan yang satunya rumahnya besar.

Pak Mario lantas bertanya : Wanita mau pilih yang mana?
Wanita : Yang rumah besar
Pak Mario : Udah ngga pake malu-malu ya sekarang, nah selanjutnya yang satu banyak deposito dan yang satu banyak BON. Anda mau pilih yang mana? Yang banyak deposito dong yah...yang sering masuk koran, majalah dsb, dan yang satunya lagi banyak diCARI. Anda pilih yang mana???.....
Sahabat saya yang super, pria. Jangan salahkan wanita kalau dia memilih yang terbaik diantara kita karena dia ingin punya anak yang ayahnya MAMPU. Jadi bukan wanita yang anda pilih tapi pantaskanlah diri anda dipilih oleh wanita-wanita terbaik.

jadi ingat sama keputusan saya untuk menolak seorang pria yang mencoba masuk dalam kehidupan saya. Karena saya rasa dia belum bisa menjadi calon suami yang baik. :(

Maaf yaa.

sekian,

Minggu, 19 Februari 2012

Jomblo Vs Usia


Umur 23 tahun. Single. Dengan ciri-ciri :
  1. Setiap malam minggu selalu di depan laptop. ONLINE. ONLINE.
  2. Selalu terlihat bersama wanita
  3. Pulsa nyaris tidak pernah berkurang
  4. Batterai HP selalu penuh untuk setidaknya 3 hari
  5. Coba cari di Galeri foto, kagak bakal ketemu fto cowok
  6. Diisi sesuka hati kalian sajalah... ;p
Pernah lihat iklan yang diperanin Ringgo Agus Rahman yang KAPAN KAWIN itu ?. Memang kelihatannya lucu, bikin ngakak, tapi dibalik itu makna nya dalem. Apalagi buat para jomblowati kayak saya. Ituloh, keluarga, teman, tetangga, orang yang saya nggak kenal tapi kenal saya selalu ajah nanya KAPAN KAWIN?. Uh, baru juga umur sebeginian sudah dicerocos pertanyaan itu. Namun itulah fakta yang terjadi dalam lingkungan tempat aku dilahirkan. Sejak fenomena MBA (Married By Accident) merambah di lingkungan remaja tanggung, makanya yang kena justru para senior-seniornya yang memilih single sebagai landasan untuk meniti karir dulu. Karena sangatlah beralasan, bahwa remaja yang telah memilih untuk menjadi ibu rumah tangga terbukti tidak bisa naik pangkat, alias nggak ada jenjang karir. Terus kesempatan buat karoke, jalan-jalan, nonton, makan bareng sahabat-sahabatnya jadi berkurang semenjak kelahiran anaknya buah hatinya. Kehidupan wanita dewasa yang seharusnya belum bisa mereka masuki karena faktor umur sekarang mutlak dijalani. Kekagetan psikis pastinyalah dirasakan, remaja yang masih secara fisik dan mental bergantung pada orangtuanya kini harus merasakan pern orangtua yang harus serba ada untuk memenuhi segala kebutuhan si bayi. Untuk itulah Si Jomblo pada usia 23 tahun ini memandang perlu untuk mempersiapkan mental juga materi supaya pesta penyambutan si bayi dapat berjalan dengan sempurna. Jadi bukannya enggak kepingin kawin, tapi ini hanyalah masalah waktu dan keadaan yang akan menyertainya, jika semuanya sudah terpenuhi. Saya rasa nggak akan ada masalah. Si bundanya sudah siap secara mental untuk menjadi Ibu, bahkan the best Mom favorit anaknya.